Kelana, jiwa di jagad aksara meretas arah, meresah, di setiap hela dan desah terungkap, terangkai, dari sisa-sisa yang tidak sia-sia di antara puing dan sampah, dan terlahir menggugat kewarasan dalam perjudian kesadaran.
Saturday, 13 September 2014
Semakin Gelap
Rebah di celah resah
senjaku bernjak, aku semakin gelisah
terkulai di sela waktu yang gagah
berharap senjaku di sini tetap
senjaku menyapa, tersenyum terlampaui rela
malam mendekat, langitku semakin gelap.