Kelana, jiwa di jagad aksara meretas arah, meresah, di setiap hela dan desah terungkap, terangkai, dari sisa-sisa yang tidak sia-sia di antara puing dan sampah, dan terlahir menggugat kewarasan dalam perjudian kesadaran.
Wednesday, 10 September 2014
Air Mata Ibu Kota.
Pada telapak yang tenggelam
melangkah mengapungkan hidup,
Pada senja yang tenggelam
berkibar harapan di kaki langit,