Setangkai nyawa berguguran
setiap hari pagi
setiap burung mencabut bulunya
setelah sinar redup
bergemuruh langit keruh
berderit setiap hidup yang berjinjit berusaha kuasai jerit
tersibak subuh dari setiap wajah yang terbasuh
bersimpuh aku, mati di hadapanmu!