Ah,
semangat itu teramat terganggu,
seperti si bisu aku termangu.
Ah,
lagi-lagi aku tersipu,
pada rasa yang mengebu,
menggugah kalbu.
Suaranya yang terus menderu,
menggelitik,
aku dipaksa maju.
Ah,
aku dipaksa maju,
ah, aku malu,
pada diri di mana aku terpaku,
berbincang dengan sang aku,
belum juga aku berpacu,
ah, percuma saja.
Aku percuma!