Kelana, jiwa di jagad aksara meretas arah, meresah, di setiap hela dan desah terungkap, terangkai, dari sisa-sisa yang tidak sia-sia di antara puing dan sampah, dan terlahir menggugat kewarasan dalam perjudian kesadaran.
Sunday, 31 August 2014
(lagi)
Terlampaui jauh melapas diri
menukik
terjun bebas dari udara yang pernah mendekap
dari angan yang pernah aku melayang bersamanya
Ah,
siang ini aku harus menatap mentari dari dasar bumi
(lagi).