Kelana, jiwa di jagad aksara meretas arah, meresah, di setiap hela dan desah terungkap, terangkai, dari sisa-sisa yang tidak sia-sia di antara puing dan sampah, dan terlahir menggugat kewarasan dalam perjudian kesadaran.
Sunday, 31 August 2014
Pesan
Separuh jalan pulang tergenang
Tenggelam aku dalam darahku, Sayang!
Tegaklah berjalan jangan ke belakang
Semampu, aku berpesan
Sampaikan berita kematian (kemenangan) pada penerus tekad juang!